Opini : blunder ukuran ban cb150r yang amat kecil dibandingkan dengan cbr150r

image

Hari ini adalah hari kedua di tahun 2013. Dan minggu-minggu kedepan adalah minggunya si cb150r. Kenapa? Karena begitulah yang dijanjikan oleh sales honda astra denpasar akan datangnya “fisik” dari cb150r ini. Tapi kita simpan dulu ya hingga wujud nya benar-benar ada di depan mata. Oke sekarang kita bahas mengenai ban yang dipakai oleh cb150r ini. Sebenarnya mas iwb dan mas penunggu mottobiker.wordpress.com (sori ga tau nama panggilannya mas) sudah membahasnya. Tapi saya tertarik juga untuk membahasnya dari sudut pandang saya. Okay kita mulai ya. AHM menyatakan bahwa ukuran ban yang disematkan di produk baru mereka cb150r adalah ukuran yang terbaik alias paling pas dimana untuk ukuran depan 80/90-17 dan belakang 100/90-17. Tujuan mereka sih untuk menancapkan image bahwa motor ini high performance dan bla bla bla sehingga dari sisi tampilan sedikit dikorbankan. Ukuran ban cb150r ini mirip banget dengan ukuran ban cbr150r yang old version yang masih menggunakan teknologi “lama” yaitu karburator.

image

Kalau menurut saya alasan mereka kok kurang tepat ya. Saya lebih setuju kalau dibilang penghematan untuk menekan harga jual atau agar profit lebih besar. Cbr 150r yang new version versi CBU saja dibekali dengan ban ukuran jauh lebih lebar. Padahal cbr ini aura high performance nya jauh terlihat dibandingkan cb. Kalau dengan alasan beda “aliran” pun menurut saya kurang relevan dan alasan dari AHM malah lebih terlihat mentah. Bayangkan saja masak cb150r yang terang-terangan mencomot mesin new cbr150r yang menggunakan teknologi injeksi yang telah dimodif ECU nya dikatakan kurang high performance sehingga harus mengorbankan penampilan dengan menggunakan lingkar roda yang lebih kecil dari new cbr150r? Bagi saya ga masuk akal. Dan yang lebih menggelikan, kata orang AHM pula, agar cb150r ini terlihat lebih kekar bisa dimasukkan ban hingga ukuran 130. Hahhh? Yang bener. Klo dengan velg asli ampun dah. Kasian bannya. Ban bakal bentuknya kayak donut dan sangat tidak enak dipandang. Teman-teman yang pake old cbr150r terutama di bali sudah membuktikan kok. Note: pic yg bawah nyomot dari mas iwb. Matur suwun yo mas.

Sepertinya ga afdol jualan motor tanpa bc alias black campaign

Hai hai hai teman semua. Gimana kabarnya semua? Gimana liburannya? Atau jangan-jangan masih libur 🙂
2 hari sudah blog ini tidak diupdate. Maklum sibuk liburan hehehe. Hari ini setelah blogwalking, nemu berita menarik tentang BC alias black campaign. BC ini menurut terjemahan bebas saya adalah sebuah pernyataan atau statement yang dibuat oleh seseorang atau lembaga yang bertujuan untuk menjelekkan seseorang atau lembaga atau produk kompetitor dengan menyertakan produk kompetitor tersebut baik secara terang-terangan ataupun dengan kiasan.

image

Baca lebih lanjut

Apakah power yang tertera di brosur cb150r streetfire ato new vixion real?

image

Hai temannn.. Beberapa hari kemarin sempat terjadi polemik mengenai kebenaran akan power yang dihasilkan oleh masing-masing jagoan baru honda dan yamaha. Ada yang bilang salah tulis, ada yang bilang power nya sudah diupgrade. Tetapi apakah power yang tertera tersebut adalah real?
Baca lebih lanjut

CB150R Streetfire belum bakal mengaspal dijalan denpasar hingga tahun depan

Yup. Sesuai dengan judul yang saya tulis diatas, hal itu benar adanya. Statement itu diungkapkan oleh sales counter astra motor di jalan cokroaminoto yang kemarin sempat saya datangi. Saya penasaran soalnya pabrikan tetangga sudah berani pasang unit display mosok honda ga berani. Eh ternyata benar. Honda denpasar belum punya display nya.

image

Baca lebih lanjut

Kompresi cb150r menyentuh angka 11,0:1

Wah walaupun spek dari cb150r ini sudah gentayangan dari beberapa hari lalu, baru hari ini ngeh kalau kompresinya ternyata masuk ke katagori high compresion. 11,0:1 untuk motor jalan raya termasuk tinggi. Produk ahm lainnya yang menyentuh angka kompresi 11,0:1 adalah vartech 125fi. Memang sudah keharusan sebuah motor dengan kompresi tinggi diimbangi dengan pemakaian bahan bakar beroktan tinggi. Tapi melalui media online, ahm menyatakan bahwa cb150r aman diberi minum premium.

image

Dalam hati saya bertanya-tanya dan coba menghubungkan dengan si vartech125fi. Jikalau klaim ahm yang menyatakan bahwa cb150r aman minum premium dengan kompresi yang tinggi, kok vartech125fi ga bisa ya? Terus hingga sekarang tidak ada penjelasan secara resmi dan detail apa yang sebenarnya terjadi. Balik lagi ke cb150r, jikalau saya misal hendak tertarik membeli motor ini, jujur saya akan menahan diri dan mengamati dahulu apakah ada masalah paling tidak selama 3-6bulan depan. Jujur saya masih trauma dengan pengalaman vartech125fi. Jikalau dalam kurun waktu tersebut media online dan para blogger menyatakan aman, baru dah dipinang. Itu kalau saya. Bagaimana dengan teman-teman yang lain?