Miris banget ngeliat foto ini

Foto ini saya dapat dari teman-teman grup WA. Entah kapan kejadian foto ini, tapi yang pasti melihatnya saja sudah miris banget. Menurut pandangan saya, ada 5 nyawa diatas sebuah kendaraan roda dua.

Yang paling miris dan sedih adalah melihat adik bayi/anak kecil yang digendong paling belakang. Kaki kecilnya menjulur tanpa pijakan. Nyawa anak ini dipertaruhkan pada kekuatan jaritan gendongan. Hmmm.. No komen dah selain miris banget ngeliatnya 😦

Iklan

Test ride Vespa Primavera

Piaggio memiliki lineup yang sangat legendaris di Indonesia yakni Vespa. Dan kini versi modern dari Vespa kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor matic pilihan selain brand Jepang. Vespa ditanah air didominasi oleh tipe Sprint dan Primavera. Nah kali ini saya berkesempatan untuk mencoba alias test ride Vespa Primavera. Bagaimana impresinya? Berikut pemaparan saya.

Duduk diatas Vespa Primavera memang terasa lebih tinggi dan lebar dibandingkan dengan Honda Vario 125 milik saya. Tapi ada feel yang sedikit berbeda saat menggemgam handle kiri dan kanan. Motor berasa kokoh dengan jarak tuas rem yang menurut saya agak jauh dan agak keras. Mungkin karena jarang bawa Vespa kali ya. Speedometer yang di dominasi warna biru membuat mata berasa teduh walaupun motor ini dikendarai di terik siang hari.

Yang membuat saya sedikit bingung adalah posisi tombol sign dan bel yang tottaly different dengan Honda Vario. Sering saya salah menggunakan salah satu tombol tersebut. Tombol lampu disisi kanan juga lumayan membingungkan kalau tidak biasa. Ternyata tombol kanan hanya berfungsi on off saja. Nah sisanya tombol lampu di tuas kiri yg bekerja. Dan asiknya motor ini memiliki lampu dim/pass light.

Turun sedikit, ciri khas Vespa lawas yakni memiliki bagasi di balik sayap depan alias tepat di depan kaki masih dipertahankan di Vespa Primavera ini. Ukuran bagasinya sih ga luas tapi cukup utk menyimpan benda berharga dan lebih aman dibandingkan menyimpannya bagasi bawah jok. Posisi kaki juga sangat nyaman banget walaupun ada pemisah (walaupun ga tinggi) antara injekan kanan dan kiri. Kembali ciri khas Vespa dipertahankan yakni tatakan kaki yang berbentuk garis.

Bagasi dibawah jok ukurannya cukup luas. Tapi tidak cukup luas untuk menampung sebuah helm AGV K3. Bagasi tersebut sepertinya hanya dikhususkan untuk memuat helm half face. Kunci untuk membuka jok juga masih ada di sisi jok kiri motor.

Vespa Primavera ini saat dibawa riding sangat memuaskan sekali. Jauh dari ekspektasi saya yang menurut saya agak lemot kurang ‘nendang’. Hal didasarkan saat saya mencoba test ride Vespa Sprint beberapa waktu yang lalu. Akselerasi Primavera mantab. Tarikannya oke banget. Cuma saat pengeraman tuas rem berasa kurang nyaman.

Secara tampilan, motor Vespa Primavera ini tidak berbeda jauh dengan Vespa Sprint. Bagi orang awam seperti saya beda yg paling terlihat adalah bentuk headlampnya. Kalau Primavera lampunya bulat sedangkan Sprint lampunya kotak.

Kesimpulannya, Vespa Primavera ini layak untuk menjadi pilihan apabila ingin meminang motor baru. Kelemahannya hanyalah dari sisi pricing dimana harganya jauh diatas motor Jepang. Tapi Vespa tetaplah sebuah Vespa. Vespa bukanlah hanya sebuah motor. Tapi Vespa adalah lifestyle.

Pengerjaan Pre Delivery Honda CB 500X

Memiliki motor baru yang keluar dari dealer adalah impian semua orang. Apalagi motor yang diimpikan tersebut motor gede. Tapi rasa senang itu bisa sedikit berkurang karena kondisi penampilan unit motor kurang bersih

Nah dari hal tersebut, kerjasama pun dilakukan dengan pihak Astra Motor Denpasar. Kerjaannya pun termasuk simpel tapi perlu ketelitian tinggi. Kerjaannya adalah mempersiapkan unit motor Big Bike Honda agar layak secara tampilan saat serah terima dengan konsumen. Dan so far selama ini, baik end user ataupun pihak Astra Motor puas dengan service RedCar Auto Detailing. 

Velg jari-jari vs Velg racing

velg

Velg pada motor belakangan ini sudah terlihat sangat bagus. Beragam desain dan ukuran ada pada motor keluaran sekarang. Hal ini sangat jauh bertolak belakang di jaman dahulu saat saya masih SMA bahkan awal-awal kuliah sekitar akhir tahun 1990an dan di awal era milenium.

Baca lebih lanjut

Cat kusam vs cat bersih

Halo kawan.. Foto diatas bukanlah foto editan. Foto diatas adalah foto nyata yang diambil dari mobil Daihatsu Terios warna putih. Mobil tersebut mengalami “penyakit” cat kusam karena jarang dirawat.

Menurut penuturan si empunya mobil, mobil inu memang jarang sekali dirawat karena digunakan harian. Maka dari itu, saya coba kasi contoh dahulu bagaimana penampakan jika cat mobil beliau dipoles dan beliau pun setuju untuk dipoles.

Memang perawatan bodi kendaraan terlihat sepele. Tapi jika tidak dilakukan, akan sangat mengganggu mata katena perubahan drastis terjasi pada cat mobil atau motor. Coba luangkanlah sesekali dalam seminggu untuk cuci mobil atau motor. Lalu dalam 2 minggu sekali mobil atau motor di wax dan paling tidak setiap 3-4 bulan mobil atau motor dipoles. Jadi tampilan tetap oke dan enak dilihat mata. Silakan dicoba..