Dalam hal mobil listrik, alau bisa menjadi first mover kenapa harus follower??

mobil-listrik-selo

Dari artikel om irfan pertamax7.com disini, disebutkan bahwa SELO mobil listrik buatan anak bangsa Indonesia akan diambil alih oleh negara Malaysia. Beberapa petikan kalimat yang dilontarkan oleh kepala BBPT Bapak Unggul Priyanto yang tidak mempermasalahkan kalau diincar Malaysia.

rc-banner1
Baca lebih lanjut

Kasian banget merek Ferrari disejajarkan dengan Tucuxi

image

Tucuxi. Sebuah nama untuk sebuah mobil listrik buatan anak negeri yang minggu ini membuat heboh media tv dan media cetak. Kabarnya mobil ini menghabiskan biaya hingga 3.000.000.000 🙂
Nah di tangan seorang Dahlan Iskan yang seorang Menteri BUMN, Tucuxi mencapai “tahap pengiklanan” secara maksimum. Yup selain problematika keabsahan layak jalan dan masalah administrasi lainnya, mobil ini ditabrakkan oleh Dahlan Iskan (DI) ke tebing karena rem nya blong. Dan media semua menyorot mobil listrik ini.

image

Tapi kenapa mesti diidentikkan dengan Ferrari (walaupun ada dalam tanda petik)? Bagi saya sedikitpun ga ada miripnya dengan Ferrari selain warna merah cerah dan harganya yang sangat mahal. Kasian banget kan yang punya Ferrari disamakan dengan Tucuxi. Pakai aja brand Tucuxi nya Dahlan Iskan bukan “Ferrari” Dahlan Iskan. Gampang kan