Si imut Suzuki Ignis

Satu lagi line up terbaru dari Suzuki Indomobil di kelas city car yakni Suzuki Ignis. Suzuki Ignis ini dilempar kepasaran guna untuk menggantikan tugas dari Suzuki Splash yang akan pensiun. Dengan mengusung mesin 1200cc, tentunya power akan lebih terasa karena ditunjang oleh bodinya yang imut.

Mesin dari Suzuki Ignis ini mampu memuntahkan tenaga hingga 90 PS pada 6.000 rpm dengan torsi 50 Nm. 

Yang sedikit agak nyentrik pada Suzuki Ignis ini adalah bentuk bodi bagian belakang yang cenderung mengotak. Belum lagi adanya “ornamen” seperti logo adidas tepat diatas fender belakang.

Mobil ini masih menggunakan bahan fabric untuk joknya. Ow iya ada juga yang rada aneh adalah penggunaan warna two tone hitam dan putih pada interior. Menurut saya pribadi, putihnya agak mengganggu karena pasti cepat kotor.
Saya juga sempat mencoba untuk test drive Suzuki Ignis ini. Impreai awal saat masuk ke kabin adalah lega. Tidak sekecil bayangan saya. Saat kunci on diputar, swmpat terlihat ada indikator pintu menyala. Headunit mobil ini juga sudah diganti dengan menggunakan touchscreen. Nah ini yang membuat saya rada kaget. Apa itu? Radius putarnya gede banget dibandingkan mobil biasa. Hal ini tentu sangat berguna saat akan keluar dari posisi parkir dengan space yang sempit.

Mobil ini sedianya akan dijual di seputaran Denpasar mulai dari harga 150jutaan. Ada 3 tipe untuk Suzuki Ignis ini. Versi GL MT di harga 150.500.000, versi GX MT di harga 170.500.000 dan versi GX AMT di harga 180.500.000.

Berikut Spesifikasi Suzuki Ignis

Mesin :
Seri mesin : Engine 1.2L

Kapasitas Silinder : 1250 cc

Tenaga Maksimum : 90PS/6.000rpm

Torsi Maksimum : 50 Nm

Transmisi :  5 Speed

Radius Putar : 4.7 m

Steering : Rack & Pinion

Jumlah Silinder : 3 silinder

Sistem Bahan Bakar : MPFI

Dimensi :
P X L X T : 3.700 x 1.660 x 1.595 mm
Radius Putar : 4.7 m

Volume Kargo : 258 L

Ground Cleance : 180 mm

Jarak Sumbu Roda : 2435 kg

Suspensi / Kaki-Kaki 

Sistem Pengeraman : ABS

Ban : R15

Velg : Alloy Wheel

Jenis Ban : Radial

Eksterior : 

Spoiler

Side Reperater Lamp : Standard

High Mounted Stop Lamp : Standard

Front Fog Lamp : Standard

Interior :
AC
Power Stering

Ventilasi AC Belakang

Engine ON/OFF

Power Outlet

Radio

Speaker

Bluetooth

Fitur Keselamatan / Keamanan 

ABS

Keyless Entry

Airbags

Alarm System

Auto Lock System

Hati-hati kalau ketemu Vespa ini

image

Sekilas tampilan Vespa yang satu ini sangat biasa. Mungkin kalau sepintas lihat bakal dianggap cuma sekedar motor tua biasa. Tapi kalau yang melihat langsung ke bawah dek Vespa ini, maka pendapat tersebut paati langsung berubah. Yup terdapat sebuah radiator guedee di bagian bawah dek Vespa ini.

Baca lebih lanjut

Serius nih Suzuki mau ngelawan Honda???

Beberapa hari ini beberapa blog nasional banyak membahas mengenai bakal hadirnya lawan sepadan dari honda verza 150. Dan tak ditanya-tanya ternyata suzuki duluan yang merasa gerah. Kok tumben ya? 🙂

Dengan bermodalkan GSR150, suzuki rencanya serius akan menantang honda :imho. Dari blog kang haji taufik disini sudah disebutkan beberapa keunggulannya dibandingkan dengan verza 150.

image

Baca lebih lanjut

[Flasz newz] cb150r sudah mendarat di denpasar dengan selamat

Tadi siang saat selesai mampir di ducati bali, pulang menyusuri jalan gatot subroto tengah dan barat. Lalu pas di jalan cokroaminoto tepatnya di depan astra motor iseng pengen singgah untuk sekedar bertanya apakah cb150r sudah mendarat apa belum di denpasar. Setelah parkir langsung masuk ke lobby dan menuju counter. Tanpa babibu langsung nanya apakah cb150r streetfire sudah ada atau belum. Lalu sales nya menjawab sudah ada tapi masih di gudang. Lalu ditawari untuk melihat unitnya. Wah langsung saya jawab oke.

image

Eng ing eng.. 3 biji cb150r berbaris sejajar dalam gudang astra motor denpasar. Seperti tampak pada pic diatas, cb150r nya ada 2 berwarna hitam dan 1 yang berwarna putih. Lalu insting blogger layaknya wartawan pun mulai beraksi untuk bertanya lebih jauh 🙂 A: kok belum di display cb150r nya? B: iya karena belum dilaunching pak A: emang kapan dilaunchingnya? B: pas nya kurang tahu. Tapi kemungkinan akhir bulan ini A: ada test ride nya ga? B: biasanya ada. Tapi untuk cb150r belum ada konfirmasi lebih lanjut A: kalau ikutan test ride boleh ga? B: boleh. Tapi saya minta contact person bapak A: emang kira-kira kapan sih launchingnya? B: saya kurang tahu pastinya. Kemungkinan sekitar tanggal 20an A: ada tabel pricelist nya ga? B: belum ada pak. Karena belum launching A: dilepas diharga berapa? B: 23.600.000 A: itu dah fix atau masih bisa berubah? B: kurang tau pak. Kita cuma dikasi info seperti itu A: oke makasi B: sama2 pak Yup demikian cuplikan flasz news akan keberadaan cb150r di denpasar bali. Semoga berguna.

image

image

Opini : blunder ukuran ban cb150r yang amat kecil dibandingkan dengan cbr150r

image

Hari ini adalah hari kedua di tahun 2013. Dan minggu-minggu kedepan adalah minggunya si cb150r. Kenapa? Karena begitulah yang dijanjikan oleh sales honda astra denpasar akan datangnya “fisik” dari cb150r ini. Tapi kita simpan dulu ya hingga wujud nya benar-benar ada di depan mata. Oke sekarang kita bahas mengenai ban yang dipakai oleh cb150r ini. Sebenarnya mas iwb dan mas penunggu mottobiker.wordpress.com (sori ga tau nama panggilannya mas) sudah membahasnya. Tapi saya tertarik juga untuk membahasnya dari sudut pandang saya. Okay kita mulai ya. AHM menyatakan bahwa ukuran ban yang disematkan di produk baru mereka cb150r adalah ukuran yang terbaik alias paling pas dimana untuk ukuran depan 80/90-17 dan belakang 100/90-17. Tujuan mereka sih untuk menancapkan image bahwa motor ini high performance dan bla bla bla sehingga dari sisi tampilan sedikit dikorbankan. Ukuran ban cb150r ini mirip banget dengan ukuran ban cbr150r yang old version yang masih menggunakan teknologi “lama” yaitu karburator.

image

Kalau menurut saya alasan mereka kok kurang tepat ya. Saya lebih setuju kalau dibilang penghematan untuk menekan harga jual atau agar profit lebih besar. Cbr 150r yang new version versi CBU saja dibekali dengan ban ukuran jauh lebih lebar. Padahal cbr ini aura high performance nya jauh terlihat dibandingkan cb. Kalau dengan alasan beda “aliran” pun menurut saya kurang relevan dan alasan dari AHM malah lebih terlihat mentah. Bayangkan saja masak cb150r yang terang-terangan mencomot mesin new cbr150r yang menggunakan teknologi injeksi yang telah dimodif ECU nya dikatakan kurang high performance sehingga harus mengorbankan penampilan dengan menggunakan lingkar roda yang lebih kecil dari new cbr150r? Bagi saya ga masuk akal. Dan yang lebih menggelikan, kata orang AHM pula, agar cb150r ini terlihat lebih kekar bisa dimasukkan ban hingga ukuran 130. Hahhh? Yang bener. Klo dengan velg asli ampun dah. Kasian bannya. Ban bakal bentuknya kayak donut dan sangat tidak enak dipandang. Teman-teman yang pake old cbr150r terutama di bali sudah membuktikan kok. Note: pic yg bawah nyomot dari mas iwb. Matur suwun yo mas.