Kalau beneran masuk ke Indo, pilih mana ya??

yamahayzr250

071812-2012-aprilia-rs4-125-replica-6

Kelas 250cc makin jadi magnet pabrikan untuk menarik konsumen. Sebelumnya sudah ada Megelli, Kawasaki, Honda dan terakhir Suzuki ikutan bermain di pasar seperempat liter ini. Nah gosip santer beredar Aprilia dan Yamaha akan ikutan gabung. So seumpama kedua pabrikan ini benar melepas jagoan seperempat liternya, teman-teman pilih yang mana?

note: gambar diatas hanya rekaan. Tapi semoga nantinya bentuk jauh asli lebih bagus dari gambar rekaan ini 🙂

New color of cbr 250 thai

Tertarik setelah membaca artikel wak haji taufik si empunya tmcblog tentang peluncuran warna baru dari klan cbr 250 di thai sono. Saya lebih tertarik membahas tentang warna RWB (bukan IWB ya hehehe) yang merupakan salah satu andalan selain livery repsol.
Perawatan dan perlindungan. Yup itulah kata kerja yang harus dilakukan ekstra terhadap motor khusus berdasar putih. Karena warna putih amatlah rentan untuk segera rusak dan memudar menjadi kuning.  So pintar-pintarlah merawatnya. Ingat membeli motor di range 50jutaan bukanlah sekedar membeli motor. Tapi ada nilai investasi juga disana.
Semoga berguna

CBR 250R vs Ninja 250R [Again]

Hmm.. merujuk tulisan mas tri klik disini, ternyata goyangan duet CBR 250R yakni ABS dan Non ABS tidak begitu membuat efek yang signifikan ke penjualan Ninja 250R. Sesuai data yang ditampilkan di blog Mas Tri, CBR 250R hanya membuat “Spike” yang bersifat temporary. Disini sepertinya terlihat diferensiasi market antara CBR 250R dan N250R. Singkat kata masing-masing punya penggemar fanatik. Mereka yang sempat tertahan membeli N250R akhirnya tetap menebus motor tersebut. 2 silinder adalah faktor utama dari customer memilih N250R dibandingkan dengan CBR 250R. Yang kurang dari N250R adalah saatnya diupdate tampilan fisiknya yang sudah masuk tahun ke 3 nya. Ow ya tidak lupa juga untuk mempermak bagian dasboard ninja yg terkesan old fashion