Sampai kapan Lorenzo bisa menahan emosi

Foto diatas adalah ekspresi kemenangan Lorenzo saat diatas podium. Kemenangan yang sangat begitu mudah diraih saat masih bergabung bersama tim Yamaha. Singkat kata Lorenzo datang saat motor Yamaha ada diatas angin karena motor sudah di develop oleh Rossi. Sekarang??

Foto diatas adalah Lorenzo sudah menggunakan motor Ducati. Dan adegan diatas terjadi saat race MotoGP di Argentina Senin subuh kemarin. Lorenzo sepertinya tidak bisa menahan amarah kecewa nya terhadap motor tunggangannya. Seperti yang kawan lihat di video yang berseliweran di dunia maya bagaimana emosinya Lorenzo hingga akhirnya sang motor dibanting. Coba perhatikan gambar diatas sekali lagi dan fokus pada motornya (jangan pada Lorenzo). Bayangkan kalau kawan-kawan jadi motornya. Motor sudah hancur berantakan lalu harus menerima amarah ga jelas lalu dicampakkan begitu saja.. Hmmmm.. menurut saya it;s not good..

Pada sebuah motor bukan hanya pembalap saja yang terlibat. Disana ada tim yang mempersiapkan motor. Apa yang dirasakan oleh crew tim saat motor yang mereka buat lalu dibanting ga jelas. Kesel? Sedikit banyak pasti iya. Kalau terus-terusan seperti ini, mungkin crew tim juga akan bosan kali ya. Lha motor yang bawa kan pembalap. Setingan yang dibuat oleh teknisi atas dasar masukan pembalap. Terus saat race crash. Mosok motor yang disalahkan. Emangnya motor jalan sendiri. Hmmmm.. Kalau sudah begini apakah Lorenzo bisa juara dunia bersama Ducati? Kecil kemungkinannya., Kenapa? Simpel.. Karena Lorenzo ga sabaran. Ducati perlu waktu untuk jadi motor juara dunia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s