Hati-hati membaca besaran power motor di brosur

22-50-14-ninja-zx6r-636-engine-01.jpg

Halo kawan-kawan.. Apa yang kawan-kawan baca atau cari pertama kali dari sebuah brosur mobil atau motor? Harga? Warna? Power? Nah khusus kali ini saya akan membahas mengenai power alias horse power alias hp alias ps alias dk (daya kuda).

Biasanya power yang tertera pada brosur mobil atau motor adalah power yang diukur pada crankshaft alias diukur di mesin. Saya kurang paham kenapa hampir rata-rata semua melakukan hal itu. Tapi dugaan saya adalah agar powernya terlihat besar. Dan masalahnya adalah real power sebenarnya bukanlah adanya di crank tapi ada di wheel (roda). Satuannya biasanya menggunakan whp (wheel horse power).

Kelemahan satuan power degan whp ini adalah angka yang tertera lebih kecil dari brosur. Tapi itulah real powernya 🙂 Angka yang keluar dari whp adalah power yang dihitung dengan beban baik bensin, oli, gesekan, pengendara, dll. Ow ya satu lagi. Tiap mesin dyno yang ada, punya spek masing-masing. Jadi ada kemungkinan kalau selesai dyno di bengkel A lalu tes lagi dyno ke bengkel B kemungkinan hasilnya akan beda.

Jadi sebelum memutuskan membeli kendaraan karena power yang ada, baiknya beli kendaraan yang memang sesuai dengan kata hati ataupun teman yang sudah pernah mencoba. Tapi lebih sip lagi kendaraan tipe tersebut sudah di test ride. Jadi hasilnya benar-benar sesuai dengan kata hati. Semoga berguna..

Iklan

4 thoughts on “Hati-hati membaca besaran power motor di brosur

  1. Namanya dodolan..pasti ya mirip iklan di buat semenarik mungkin kpd konsumen..hhihihi
    plus ada bintang kecilnya (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s