Siapa yang diuntungkan jika ada haters

jsr vs dm

Kawan-kawan pasti pernah dan mengerti dengan kata atau sebutan haters. Haters akan selalu ada di setiap tindakan yang dilakukan seseorang. Berkaca dari kekisruhan yang awalnya antara ITS (Indonesia Track day Series) dan JSR (Java Scooter Rendezvous) lalu melebar dan meruncing menjadi anak-anak Vespa vs Bro Ronald Sinaga punggawa Dunia Motor.

Dari yang beredar di laman media sosial facebook, awalnya Bro Ronald yang juga merupakan pesertta ITS meluapkan kekesalannya karena acara yang akan diikutinya dan sudah disusun dari tahun lalu batal karena force majeure. Force majeure ini karena adanya acara JSR di lokasi yang sama. Sebenarnya bukan Bro Ronald saja yang meluapkan kekesalannya, ada lagi Bro Tri yang juga sempat menulis status di media sosial kekesalannya. Tapi karena Bro Ronald paling vokal, jadilah masalah yang awalnya masalah event merembet menjadi konflik personal komunitas.

Dari sudut pandang saya, apapun yang dilakukan seseorang pasti akan ada hatera nya. Begitu juga yang dilakukan Bro Ronald. Nah ini serunya. Suka tidak suka haters akan meningkatkan “popularitas” dari yang dibencinya. Apalagi ini kasusnya komunitas yang membernya ribuan orang melawan 1 orang. Bayangkan efek marketing yang luar biasa. Saya yakin banget, awalnya mungkin hanya beberapa saja dari member komunitas Vespa ataupun para teman member tersebut yang paham siapa itu Ronald Sinaga, apa itu Dunia Motor, apa itu DMtv. Tapi karena efek “haters” itu, maka semua mata tertuju ke satu arah. Yang awalnya tidak tahu maka akan mencari tahu. Dan efek marketingpun berjalan.

Tapi haters kan berkonotasi negatif? Iya betul. Tapi apakah dari ribuan member komunitas Vespa semua membenci dan tidak suka kepada bro Ronald? Saya rasa tidak. Apalagi yang suka modif motor. Dari haters inilah membukakan jalan rejeki.

Jadi bijak-bijaklah dalam menilai sesuatu. Apa yang tampak dari luarnya jelek belum tentu efeknya jelek juga. Tergantung dari sudut mana kawan-kawan memandang sebuah masalah. Bagaimana menurut kawan-kawan?

Iklan

12 thoughts on “Siapa yang diuntungkan jika ada haters

  1. akhirnya saya nemuin blog yang membahas soal ini, the one and only. nice

    jadi gini, kalau menurut saya, yang di lakukan oleh ronsinaga ini termasuk bad marketing strategy,
    karena menurut yang saya pelajarin, menjual suatu produk memang lebih baik jika anda terkenal, knalpotnya lebih cepat dilirik, lebih cepat laku.

    tapi, seorang yang sudah menjadi terkenal juga harus menjual 3 items: peka, humble, respect. tanpa itu semuanya 0. dan yang saya liat bro ron tidak menjual 3 items itu.

    saya mengamati tanggapan bro ron menanggapi anak2 vespa di IGnya, dan bro ron ini terkesan flamming & provokatif. ini memang menguntungkan buat bro ron, karena meningkatkan popularitasnya, tapi ini pun bisa jadi boomerang buat bro ron sendiri. dan sorry to say, kalo gain popularitynya cepet & tidak baik, redupnya pun juga cepet & tidak baik.

    • hahahaha.. maklum bro blog saya agak sedikit anti mainstream. ga ikut arus. klo arusnya kelewat gede aja baru ikutan bentar abis itu diluar mainstream lagi..

      saya setuju. hehehe tp saya ga tau nama istilahnya krn bukan org marketing. tapi mulai hari ini sedikit mereda. saling sahut-sahutan sudah hampir tidak ada. semoga semuanya bisa segera berdamai. btw salam kenal dari bali bro..

    • dan sorry to say, kalo gain popularitynya cepet & tidak baik, redupnya pun juga cepet & tidak baik.

      saya sepakat dengan kalimat ini, dan yang saya kasihan sebenarnya perusahaan knalpot R9 yang sudah mengangkat dia jadi managing director.. popularitas naik saat di dunia motor, dan redupnya saat di R9..

  2. bad marketing dan bad pr..

    yang kasihan itu perusahaan knalpot R9 yang sudah mengangkat dia jadi managing director, yang beruntung itu ronald karena dapet rejeki dari R9..

    btw kl liat di fb yang mendukung kebanyakan juga alay yang notabene bukan target marketnya dia.. jadi senang atau bangga dengan dukungan yang di dapat itu hanya menghibur diri sendiri saja..

    kesimpulannya: lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif, apalagi yang di hina/provokasi komunitas vespa saat acara jambore, salah besar karena komunitas itu sangat solid dan kalangan vespa bukan orang “susah”, kalo ada yang menganggap anak vespa = orang susah semua, berarti itu orang perlu piknik πŸ˜€

    • Sekarang vespa dah bukan motor murah lagi bro πŸ˜‰ Seperti yang saya tulis dibeberapa artikel, harusnya satu persatu masalah diselesaikan. Pertama ITS dan JSR. Nah ITS sdh membuat statement. Panitia JSR blm mngeluarkan statement. Ini diperlukan agar inti masalah kenapa dalam 1 hari ada 2 hajatan besar di satu tempat. Ini urusan institusi nya ya bro. Bukan para ridernya.
      Nah kalau urusan itu clear, baru dah urusan bro ronald dan anak vespa dituntaskan. Klo masalah yg pertama belum selesai, semua akan menggunakan alasan masalah pertama untuk pembenaran. Begitu menurut saya. Tentu jika semua damai akan membuat suasana lebih baik.. Ya ga bro??

      • ini juga betul,sayangnya seseorang dengan jabatan “managing director” kerap melakukan provokasi di sosmed.. tapi kl dibilang provokasi malah ngeles.. sekarang lagi kelabakan tuh urus fb nya banyak anak vespa yang “visit” di fb nya dia.. hehehe.. kasian perusahaan knalpot kl punya managing director yang ga paham good marketing dan good PR πŸ™‚

    • yak bener nih, rata2 fans antusiasnya bro ron tuh alay alay yang masih berangan2 punya moge, lalu siapa yang beli knalpotnya?

      inget pas dulu pertama kali bro ron koar koar di internet & youtube nyindir knalpot purbalingga, dia pernah bilang mau dukung knalpot purbalingga buat bikin brand, eh nyatanya malah dia menyaingi para produsen knalpot purbalingga. gimana gak kesel itu para produsen knalpot? ya walaupun knalpot purbalingganya imitasi

      dari pas awal munculnya nih orang di youtube, emang saya mikir dalam hati “wah ini orang ngebrainwashnya jago nih!”, tapi tetep yang ke brainwash ya alay2 itu

      saya setuju, kenapa bisa2nya orang kayak dia jadi managing director? itu gak salah pilih? jujur saya jengah juga liat kelakuannya di socmed, mau sampe kapan dia kayak gitu?

      apakah harus nunggu efek jera baru dia diem?

      • sindiran knalpot purbalingga itu dimulai sejak DM jadi distributor knalpot SC, tujuannya jelas untuk alat jualan knalpot itu.. sayang strategy marketingnya kurang tepat dan malah berakibat negatif karena yang diserang daerah purbalingga jadi ga tepat sasaran. popularitasnya memang dapat hasil tinggi, tapi nilai popularitasnya itu rendah.

        kalo di dunia politik indonesia ron sinaga ini bisa disamakan dengan fahri hamzah atau fadli zon, doyan koar2 tapi isinya kurang tepat alias asal hantam tidak tepat sasaran, yang paling parah ditambah doyan provokasi dan ngeles.. mirip orang kampung πŸ˜€

      • hahaha iya betul, mirip fadli zon 😁

        kalau begini, dia pasti akan nyari “korban” baru, entah siapa lagi yang diserang. atau tinggal menunggu saja orang2 tidak respect ke dia

        senang berdiskusi dengan anda bro ✌

  3. sama2 bro..

    btw admin mau nambah traffic blognya ga? silakan di capture komentar2 ini dan posting di fb nya ron sinaga, jangan lupa kasih link. Dijamin trafficnya bakal melonjak.. πŸ™‚

    • hahahaha.. ga lah mas. klo saya screenshot nanti nambah masalah baru lagi dan takut ikut keseret masalah. kanggo saya cm pengamat mas hehehehe.. tapi saya suka diskusi mas-mas berdua disini.. harusnya begini juga bro ronald dan perwakilan anak vespa menyelesaikan masalah.. btw masalah ini buka lembaran baru lagi.. vespa vs panigale.. kita saksikan besama ya hehehehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s