Menuntut permohonan maaf kok pakai ancaman

jsr vs dm

Panasss.. Panaass… Begitulah perkembangan berita yang awalnya melibatkan komunitas ITS dan JSR. Semakin kesini, efek dari kekisruhan tersebut makin meluas. Termasuk salah satunya adalah dari berita yang dimuat oleh motorinanews yang membuat ketersinggungan dari komunitas Vespa, Independent Scooter Indonesia.

Independent Scooter Indonesia meminta penanggung jawab motorinanews meminta maaf dan menghapus artikel tersebut sesegera mungkin.

Tapi menurut saya, yang patut disayangkan adalah penggunaan kalimat yang bernada mengancam dari pihak yang merasa tersinggung.

“Mohon kerjasamanya jangan sampai menunggu hal-hal yang tidak kita inginkan bersama terjadi!…”

Menurut saya Independent Scooter Indonesia dan motorinanews adalah 2 institusi yang seharusnya bisa duduk bersama menyelesaikan masalah mereka dengan kepala dingin.

Hingga saat ini, klarifikasi baru datang dari pihak ITS (Indonesia Track day Series). Sedangkan dari pihak penyelenggara JSR (Java Scooter Rendezvous) belum terlihat adanya pernyataan resmi yang beredar. Semoga berita ini cepat clear..

motorinanews

Iklan

14 thoughts on “Menuntut permohonan maaf kok pakai ancaman

    • iya mas. saya juga agak bingung baca nya. nuntut maaf tp dengan nada ancaman. cb diundang baik2 dan ngobrol seperti yg mas bilang kan enak. silaturahmi terjaga dan masalah salah paham juga selesai.

  1. wah belom kelar juga nih masalah padahal udah hampir 2 minggu, sekarang malah nambah lagi si ronsinaga sama anak2 vespa. gara2 saling provokatif di socmed. menurut ente gimana?

    • utk ITS vs JSR, jujur saya belum tahu siapa pihak yang mesti disalahkan karena yang baru mengklarifikasi hanyalah pihak ITS. sedangkan pihak sentul dan JSR belum ada klarifikasi sama sekali. tapi yang pasti semua dirugikan.

      klo bro ronald sinaga vs vespa, nah ini lain cerita lagi hahahaha. maksud bro ronald mungkin sekedar mengungkapkan kekesalan terhadap anak vespa. tapi sayangnya menurut saya, kalimat yang dipakai untuk mengungkapkan kekesalan bro ronald ditangkap kelewat pedas oleh anak-anak vespa. menegur kan ada caranya. cara halus, agak keras, keras, baru banting meja hahahahahaha.. jadi yang salah siapa? ga ada yang salah menurut saya. karena persepsi orang membaca sebuah kalimat dan mendengar langsung sebuah kalimat bisa berbeda. begitu menurut saya bro..

  2. sebenarnya cukup klarifikasi dari pihak tuan rumah (sirkuit sentul), sisanya dari pihak terkait kalau ada klarifikasi lanjutan atau bantahan, kl ga ada bantahan berarti yang dikatakan pihak tuan rumah = betul semua.

    ron sinaga juga harusnya diam aja jangan malah provokasi.. 1 orang vs komunitas itu ga ada abisnya

    1 orang ron provokasi vs member komunitas A, nanti member ini diam
    muncul lagi provokasi dari ron, keluar member komunitas B, si A udah diem ga komen
    muncul lagi provokasi dari ron, keluar member komunitas C, si A dan B udah diem ga komen

    jadi sebenernya keliatan kok siapa yang siram bensin di api unggun.. 🙂

    sengaja atau tidak sengaja?
    kl sengaja = bodoh, kenapa bodoh? ada di komen saya artikel sebelah
    kl tidak sengaja = juga bodoh, seseorang pikiran dewasa harusnya bisa berhenti saat tau itu tidak disengaja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s