Dilema jalan sempit, parkir dan trotoar

image

Kota besar selalu identik dengan macet. Begitu juga yang dialami oleh kota Denpasar tempat saya tinggal. Jalan sempit dan parkir adalah sebuah kombinasi yang fatal.

image

Saya mengalaminya kemarin di seputaran Jalan Waturenggong Denpasar di dekat SMA 2 Denpasar. Jalan disini dari jaman saya sekolah di SMA tersebut jalannya cuma segitu saja. Nah kemarin entah ada urusan apa, ada 1 buah mobil yang parkir di pinggir jalan. Bayangkan saja, jalan sempit cuma lajur dan dipakai parkir. Sempittt. Maksud dari yang parkir mungkin baik agar tidak mengganggu pemakai trotoar. Nah dilema kan.

Alhasil yang ada adalah kemacetan yang mengular karena yang lewat harus ekstra hati-hati agar bumper depan mobil tidak “berciuman”. Mau nambah lebar jalan dangat tidak mungkin. Entah sampai kapan masalah ini terjadi. Apa nunggu ganti gubernur atau ganti presiden atau ganti kebijakan..

Baca juga artikel saya:

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s