Bagaimana ya strategi new vixion yang mengusung engkol dan non engkol

Biasanya setiap pabrikan mempunyai atau menawarkan line up sebuah motor ke konsumen yang mempunyai diferensiasi berupa beda warna atau mungkin juga beda stripping. Tapi kali ini sebuah produk yamaha terbaru di genre sport bernama new vixion menawarkan tambahan diferensiasi yakni memakai engkol atau tidak.

image


Entah apa yang ada dipikiran YIMM saat akan membuat dan mendesain new vixion. Apa mungkinkah yamaha tidak melakukan survey ke konsumen sebelum memutuskan untuk memajang model new vixion tanpa engkol di JMCS yang akhirnya menuai kritik dari para calon konsumen dan pemerhati roda dua. Mereka akhirnya membuat keputusan membuat dengan engkol.

Bayangkan bagaimana ribetnya mereka memasang lineup yang diferensiasi nya diletakkan di engkol. Berarti mereka harus membuat beberapa mesin dengan opsi engkol dan tanpa engkol. Saya tidak begitu paham banget dengan mesin. Tapi kalau memasang engkol dari mesin yang dirancang tanpa engkol berarti harus menambah sesuatu di mesinnya. Dan itu kerjaannya sesuatu banget 🙂 Wow benar-benar mengerti keinginan konsumen walaupun mesti repot banget hehehe

Iklan

17 thoughts on “Bagaimana ya strategi new vixion yang mengusung engkol dan non engkol

  1. mungkin akhirnya semua mesin part dalemannya dipasang engkol assy, cuma engkol luar aja, ada yg pake dan ada yg tidak..

    pengin ngirit biaya produksi, tapi membebankan juga pada konsumen pada akhirnya..
    wagu.

    • Ide yg menarik mas. Bisa saja seperti itu makanya engkolnya terlihat murah dan terkesan yamaha rugi. Padahal itu cm beli engkol doank dunk 200.000 😦

  2. Kelihatan hasil survey R&D-nya ga bagus mas… Mungkin awalnya mau cost tp actualnya konsumen banyak yg complain kali…

    • Itu dia dik. Berarti mereka tdk melakukan survey suara konsumen dulu. Langsung jeplak n pd abis tanpa engkol bakal ngehitz. Eh akhirnya dipasang engkol juga hehehe

    • kalo pagi wktu manasin mesin.. kasihan tuh mesin klo gak diengkol minimal 3 kali 😦
      coba deh tutup oli mesin (tempat mengisi oli mesin) dibuka, terus pencet tombol starter.. muncrat semua gan… klo diengkol masih mending… artinya apa coba… gak tau deh 😛

      • Weleh baru tau neh. Berarti daleman mesi. Dipaksa kerja karena disentak dengan starter tangan. Jd kaget gitu makanya olinya muncrat2. Tp klo starter kaki cenderung lebih lembut krn hentakannya ga keras. Gt kali ya mas? Berarti kesimpulannya ada baiknya sebelum manesin mesin di pagi hari, biasakan gunakan starter kaki terlebih dahulu utk melumasi gir2 dlm mesin sblm menggunakan starter tangan.

      • apapun motornya, klo masih ada engkolnya alangkah baiknya gunakan engkol untuk pertama kali start jika mesin dalam keadaan dingin. misal pagi hari, habis parkir lama (2 jam lebih), dsb.
        oya bro…ada yg mau tes gak nih:
        Perbandingan kekeruhan/partikel keadaan oli mesin dalam penggantian oli secara periodik antara penggunaan starter tangan terus menerus selama 2500km dengan penggunaan starter engkol selama 2500km. siap berani? 😛

      • Wah ide yg bagus mas. Boleh. Gmn klo ky coba bareng mas. Jd biar ada pembanding datanya. Tp oli nya harus seragam nih. Kt pakai oli std pabrikan aja gmn? Sekalian mau ngetes busi mx yg saya pake di vartech125 tp tak kasi minum premium. Mampus ga businya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s