What if?.. Satria fu150 collapse

Hmmm sudah entah berapakali menulis tentang keberadaan brand suzuki roda dua indonesia yang menurut saya hidup segan matipun tak mau. Kenapa saya bilang seperti itu? Suzuki r2 indonesia jualannya yang mocer cuma dari klan satria fu150 saja. Itupun tidak ada perubahan berarti semenjak diimpor utuh dari thailand sekitar 8tahun yang lalu.

Perubahan nya pun menurut saya sangat tidak signifikan cuma ganti batok dan lampu. Yang menurut teman-teman pengguna fu150, lampu fu yang lama masih lebih keren. Yang sekarang dibilang kayak barong. Lalu ada yang bilang besaran batok.
Tahun lalu menurut saya adalah tahun keemasan satria fu. Belakangan ini gaung motor berjuluk hyper underbone itu sudah mulai redup :imho
Nah menarik membahas apa yang terjadi jika penjualan bebek 150cc ini redup? Artinya suzuki r2 menunggu mati. Mengandalkan inazuma 250?? Ga deh. Barisan matiknya?? Hmm cuma jadi pelengkap penderita. Bebeknya? Kayaknya dah ga ada perkembangan. Bukan berarti barang suzuki jelek ya teman, tapi ga ada inovasi dan gebrakan yang dasyat. Jamannya slogan mereka inovasi tiada henti suzuki punya taring. Belum lagi sokongan alm. Om chia yang notabene salah satu master korek mesin balap yang selalu setia dengan suzuki. Nah sekarang tinggal kemauan management suzuki saja. Pilihannya cuma 3.
Pertama, buatlah inovasi yang menggebrak misal reborn fxr ato fu150 major change
Dua, mati pelan-pelan
Tiga, tutup aja
Pilihan ada di tangan direksi

PS: tulisan ini saya buat karena saya geregetan melihat kondisi suzuki r2 sekarang yang beda babget dengan yang dulu. Belum lagi jomplangnya brand positioning antara suzuki r2 dan r4.
Semoga berguna

11 thoughts on “What if?.. Satria fu150 collapse

    • Klo boleh sih menurut saya itu jalan keluar plg mantab. Rangka fxr pasti mereka msh nyimpen. Mesin udah ready. Tinggal buat bajunya aja. Biar cepet tinggal kecilin bajunya gsxr750 ato 600 biar cocok di 150 dah keren 🙂

Tinggalkan Balasan ke ipanase Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s